Selasa, 20 November 2012

Makalah Pisang Epe'


AKMAL NOVRIAN S
KESEHATAN MASYARAKAT 
UIN ALAUDDIN MAKASSAR

BAB I
PENDAHULUAN
1.1  LATAR BELAKANG
Hidangan dengan bahan dasar pisang telah ada banyak ragam namun menu ini sedikit berbeda dari menu pisang yang lainnya, Pisang Epe merupakan salah satu makanan berbahan dasar pisang yang memiliki keunikan tersendiri.
Pisang Epe adalah makanan khas dari kota Makassar, Makanan khas Makassar ini cukup unik karena menu ini lebih memilih pisang yang masih mentah untuk dijadikan bahan dasar makanan daripada pisang yang sudah ranum (masak).
Pisang epe jika dikaitkan dengan maslah gizi, tentu mempunyai banyak manfaat, utamanya karena bahan yang digunakan adalah berbahan dasar dari buah-buahan seperti pisang, durian, kelapa dll yang baik dimakan bagi siapa saja kecuali orang yang mempunyai penyakit tertentu seperti penyakit DM, itu disebabkan karena kandungan karbohidrat dan gulanya sangatlah tinggi sehingga tak baik dikonsumsi bagi orang-orang yang menderita penyakit seperti ini.
1.2  RUMUSAN MASALAH
1.      Pengertian Pisang Epe?
2.      Bagaimana cara membuat pisang epe?
3.      Apa saja kandungan gizi dari pisang epe?
4.      Bagaimana pengaaruh pisang epe terhadap tubuh?



BAB II
ISI
A.    Pisang epe
Pisang epe adalah salah satu makanan khas Makassar, Sulawesi selatan, sebuah jajanan unik yang akan banyak ditemui ketika berkunjung ke kota anging mammiri. Tidaklah sulit untuk menemukan jajanan ini, karena hampir disetiap sudut pantai losari terdapat penjual pisang epe.
Pisang epe menjadi makanan favorit bagi semua orang termasuk turis lokal maupun internasional yang berkunjung ke daerah ini. Kata “epe” sendiri berasal dari bahasa Makassar yang berarti “jepit”, jadi pisang epe secara lengkap bisa diartikan menjadi pisang bakar yang dijepit dan menjadi gepeng dengan berbahan dasar dari pisang, tepatnya pisang Raja yang belum terlalu masak dan tidak lembek. Dengan nama unik ini membuat semua orang dengan mudah untuk mengingatnya.
Lokasi markas Pisang Epe ini adalah di Pantai Losari yang telah menjadi maskot Kota Makassar, bagi yang penasaran dan ingin mencoba Pisang Epe maka pengunjung bisa datang ke Jalan Penghibur (Pantai Losari). Disepanjang Jalan Penghibur ini akan ditemui banyak sekali penjual Pisang Epe. pengunjung tinggal memilih spot yang sesuai dengan karakternya. Saat pengunjung memesan Pisang Epe maka anda akan dimanjakan dengan panorama pantai Losari yang membentang sepanjang Jalan Penghibur.
Para pedagang umumnya menjual dengan menggunakan gerobak sehingga dapat berpindah-pindah tempat namun tak jarang pula ada yang membuat kios sehingga kita bias menikmatinya kapan saja.
Menu Pisang Epe ini disuguhkan dengan berbagai rasa, seperti rasa original, coklat-coklat, maupun coklat-keju. Bagi yang mau memesan rasa original, Anda harus mengetahui rasa original itu rasa apa, rasa original adalah saus yang terbuat dari gula merah dengan aroma durian yang khas.
Jadi apabila Anda ingin menikmati nikmatnya makanan ringan dengan suasana pantai, segera datang dan kunjungi Kota Makassar dan Pantai Losari.
B.     Cara Membuat Pisang Epe
Cara membuat Pisang Epe ini cukup mudah yaitu dengan mem-press pisang (menekan pisang dengan alat penjepit yang terbuat dari kayu), lalu pisang dipanggang diatas bara api. Setelah pisang dirasa cukup masak lalu disiram dengan saus sebagai topping yang bahan dasar utamanya gula merah yang dicairkan, namun pada perkembangannya jenis saos untuk menyiram pisang epe yang selesai dipanggang menjadi bervariasi, ada yang rasa coklat, durian dan bahkan ada beberapa penjual yang menggunakan keju sebagai bahan toppingnya.
Untuk lebih jelasnya, berikut ditampilkan prosedur pembuatan pisang epe dengan kuah durian :
Bahan :
  • 1 sisir pisang kepok yang masih mengkal dan dikupas
Bahan saus :
  • 250 gram gula merah, disisir tipis
  • 100 ml air
  • 5 mata durian matang, buang bijinya
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1 lembar daun pandan
Cara pembuatan :
  1. Bakar pisang diatas bara api sambil dibolak balik hingga harum dan matang.
  2. Rebus gula merah, air daun pandan sampai mendidih. Tambahkan garam dan durian. Rebus sampai kental.
  3. Susun pisang di atas piring, siram saus sebelum disajikan.
Berdasarkan resep di atas, tentu ini dapat dibuat oleh siapa saja termasuk bagi ibu-ibu yang ingin membuatnya di rumah. Resep di atas adalah resep pisang epe untuk rasa original. Jika ingin memodifikasi dengan memberi rasa lain maka saos duriannya bias diganti dengan coklat dan sebagainya tergantung dari selera.

C.    KANDUNGAN GIZI PISANG EPE
Pisang epe mempunyai bahan dasar pisang dengan saus dari buah durian namun seiring perkembangannya, berkembang pula rasa coklat dan keju sebgai toppingnya.
Berikut akan dibahas masing-masing fungsi dari pisang epe ini.
1.      Pisang 
Pisang adalah tanaman buah berupa herba yang berasal dari kawasan di Asia Tenggara (termasuk Indonesia). Tanaman ini kemudian menyebar ke Afrika (Madagaskar), Amerika Selatan dan Tengah. Di Jawa Barat, pisang disebut dengan Cau, di Jawa Tengah dan Jawa Timur dinamakan gedang
Berdasarkan cara konsumsi buahnya, pisang dikelompokkan dalam dua golongan, yaitu
1.       Pisang meja (dessert banana). Pisang meja dikonsumsi dalam bentuk segar setelah buah matang, seperti pisang ambon, susu, raja, seribu, dan sunripe.
2.       Pisang olah (plantain, cooking banana). Pisang olahan dikonsumsi setelah digoreng, direbus, dibakar, atau dikolak, seperti pisang kepok, siam, kapas, tanduk, termasuk pisang epe.
Manfaat pisang bagi kesehatan manusia sangatlah banyak, namun tidak sedikit diantara kita yang belum mengetahui apa saja manfaat pisang untuk kesehatan. Sebelum mengurai manfaatnya terlebih dahulu penulis paparkan kandungan gizi  buah pisang.
1 buah pisang mengandung
2.      Lemak 0,2 gr
3.      Protein 1,2 gr
4.      Karbohidrat 25,8 gr
5.      Serat 0,7 gr
6.      besi 0,5 gr
7.      pospor 28 gr
8.      kalsium 8 mg
9.      vitamin C 3mg
10.  Vitamin V 0,08 mg
11.  Vitamin A 44RE
Sebagai  buah, kandungan gizi pisang sangatlah bagus, selain kandungan gizi di atas, pisang tentu mengandung zat-zat lain yang bermanfaat untuk kesehatan.
Adapun manfaat pisang bagi kesehatn yaitu :

1.      Manfaat pisang untuk ibu hamil

Asam folat merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh janin untuk perkembangannya di dalam rahim. Pisang mengandung asam folat sehingga sangat bagus dikonsumsi untuk ibu hamil. Karena pisang juga mengandung kalori yang cukup tinggi jadi berhati hatilah jangan sampai terlalu banyak mengkonsumsi pisang agar manfaat pisang yang didapatkan oleh ibu hamil akan maksimal. satu butir pisang bisa mempunyai kalori 80-100 kalori.

2.      Manfaat buah pisang bagi penderita Hipertensi

Penderita hipertensi dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan rendah garam. Kandungan garam yang rendah dan adanya kandungan kalium yang tinggi pada pisang menjadikan pisang buah yang cocok dikonsumsi untuk penderita darah tinggi/ hipertensi.
Kandungan rata rata kalium untuk satu butir pisang adalah 500mg. Jumlah ini mampu menurunkan tekanan darah dan juga bisa menjaga keseimbangan cairan didalam tubuh
Hasil penelitian dari Journal of the American College of Cardiology menyimpulkan bahwa asupan kalium harian sebesar 1600mg (setengah dari jumlah yang dianjurkan untuk konsumsi harian yang berjumlah 3500mg) bisa menurunkan risiko stroke lebih dari seperlima.
Ilmuwan dari universitas Warwick dan naples mengatakan bahwa saat ini jumlah asupan kalium harian di banyak negara masih dibawah jumlah yang disarankan. Terlalu sedikit asupan kalium akan mengakibatkan gejala gejala mual,denyut jantung tidak teratur, diare serta cepat marah.
Jika Anda penderita hipertensi cobalah menjadikan pisang sebagai salah satu buah buahan pilihan .Seperti telah diuraikan pada beberapa paragraph diatas tentang manfaat pisang bagi penderita hipertensi.

3.      Pisang bermanfaat bagi penderita penyakit perut dan saluran pencernaan

Asam lambung yang tinggi dapat dinetralkan jika Anda mengkonsumsi pisang yang dicampur dengan susu cair. Hidangkan segelas susu cair yang dicampur pisang untuk menetralkan asam lambung. Cholik pun dapat disembuhkan dengan mengkonsumsi pisang yang dicampur susu cair ini, sehingga susu cair dicampur pisang sangat cocok bagi anak anak kecil/ bayi yang sering menderita cholik.

4.      Manfaat pisang bagi luka bakar

Manfaat pisang tidak hanya dari buahnya saja, namun manfaat daun pisang bisa untuk mengobati luka bakar. Abu daun pisang yang dicampur dengan minyak kelapa mempunyai efek mendinginkan kulit serta meringankan luka bakar jika dioleskan pada daerah yang terbakar tersebut.

5.      Manfaat buah pisang bagi penderita Anemia

Manfaat pisang bagi penderita anemia adalah pisang bisa merangsang produksi hemoglobin sehingga hal ini akan mengatasi anemia.

6.      Pisang dapat meningkatkan konsentrasi

Kandungan kalsium yang juga tinggi di dalam pisang membantu meningkatkan kemampuan berkonsentrasi serta lebih waspada. Manfaat pisang ini menjadikan pisang akan meningkatkan kemampuan belajar siswa sekolah. pingin mencobanya?, Anda dapat tawarkan pisang pada anak Anda yang masih bersekolah.

7.      Manfaat pisang bagi penderita depresi

Setelah memakan pisang , para penderita depresi merasa lebih baik. Setelah diteliti hal ini karena pisang mengandung protein tryptophan,protein ini kemudian akan diubah menjadi serotonin yang akan memperbaiki mood, menjadi lebih rileks dan membuah bahagia.

8.      Manfaat buah pisang untuk menghilangkan jerawat

Bubur buah pisang dicampur madu dengan sedikit susu dapat dipakai untuk menghilangkan jerawat. Cara pemakaian Ramuan bubur tersebut adalah dioleskan pada wajah selama 30-40 menit. Setelah selesai bilaslah dengan air hangat kemudian bilaslah dengan air dingin, lakukan cara ini secara konsisten selama 2 minggu dan lihatlah hasil dari manfaat pisang bagi kesehatan kulit ini.
9.      Sebagai sumber energi
Nilai energi pisang sekitar 136 kalori untuk setiap 100 gram, yang secara keseluruhan berasal dari karbohidrat. Nilai energi pisang dua kali lipat lebih tinggi daripada apel. Apel dengan berat sama (100 gram) hanya mengandung 54 kalori.
Karbohidrat pisang menyediakan energi sedikit lebih lambat dibandingkan dengan gula pasir dan sirup, tetapi lebih cepat dari nasi, biskuit, dan sejenis roti. Oleh sebab itu, banyak atlet saat jeda atau istirahat mengonsumsi pisang sebagai cadangan energi.
Kandungan energi pisang merupakan energi instan, yang mudah tersedia dalam waktu singkat, sehingga bermanfaat dalam menyediakan kebutuhan kalori sesaat. Karbohidrat pisang merupakan karbohidrat kompleks tingkat sedang dan tersedia secara bertahap, sehingga dapat menyediakan energi dalam waktu tidak terlalu cepat. Karbohidrat pisang merupakan cadangan energi yang sangat baik digunakan dan dapat secara cepat tersedia bagi tubuh.
Gula pisang merupakan gula buah, yaitu terdiri dari fruktosa yang mempunyai indek glikemik lebih rendah dibandingkan dengan glukosa, sehingga cukup baik sebagai penyimpan energi karena sedikit lebih lambat dimetabolisme. Sehabis bekerja keras atau berpikir, selalu timbul rasa kantuk. Keadaan ini merupakan tanda-tanda otak kekurangan energi, sehingga aktivitas secara biologis juga menurun.
Untuk melakukan aktivitasnya, otak memerlukan energi berupa glukosa. Glukosa darah sangat vital bagi otak untuk dapat berfungsi dengan baik, antara lain diekspresikan dalam kemampuan daya ingat. Glukosa tersebut terutama diperoleh dari sirkulasi darah otak karena glikogen sebagai cadangan glukosa sangat terbatas keberadaannya.
Glukosa darah terutama didapat dari asupan makanan sumber karbohidrat. Pisang adalah alternatif terbaik untuk menyediakan energi di saat-saat istirahat atau jeda, pada waktu otak sangat membutuhkan energi yang cepat tersedia untuk aktivitas biologis.
Namun, kandungan protein dan lemak pisang ternyata kurang bagus dan sangat rendah, yaitu hanya 2,3 persen dan 0,13 persen. Meski demikian, kandungan lemak dan protein pisang masih lebih tinggi dari apel, yang hanya 0,3 persen. Karena itu, tidak perlu takut kegemukan walau mengonsumsi pisang dalam jumlah banyak.
2.       Durian
Durian terutama dipelihara orang untuk buahnya, yang umumnya dimakan (arilus atau salut bijinya) dalam keadaan segar. Salut biji ini umumnya manis dan sangat bergizi karena mengandung banyak karbohidrat, lemak, protein, dan mineral.
Pada musim raya durian, buah ini dapat dihasilkan dengan berlimpah, terutama di sentra-sentra produksinya di daerah. Secara tradisional, daging buah yang berlebih-lebihan ini biasa diawetkan dengan memasaknya bersama gula menjadi dodol durian (biasa disebut lempok), atau memfermentasikannya menjadi tempoyak. Selanjutnya, tempoyak yang rasanya masam ini biasa menjadi bahan masakan seperti sambal tempoyak, atau untuk campuran memasak ikan.
Durian pun kerap diolah menjadi campuran bahan kue-kue tradisional, seperti gelamai atau jenang. Terkadang, durian dicampurkan dalam hidangan nasi pulut (ketan) bersama dengan santan. Dalam dunia masa kini, durian (atau aromanya) biasa dicampurkan dalam permen, es krim, susu, dan berbagai jenis minuman penyegar lainnya.
Bijinya bisa dimakan sebagai camilan setelah direbus atau dibakar  atau dicampurkan dalam kolak durian. Biji durian yang mentah beracun dan tak dapat dimakan karena mengandung asam lemak siklopropena (cyclopropene). Biji durian mengandung sekitar 27% amilosa. Kuncup daun (pucuk), mahkota bunga, dan buah yang muda dapat dimasak sebagai sayuran.
Durian (Durio zibethinus)
Nilai nurtrisi per 100 g (3.5 oz)
615 kJ (147 kcal)
27.09 g
3.8 g
5.33 g
1.47 g
65g
19.7 mg (33%)
436 mg (9%)
Hanya bagian yang dapat dimakan, mentah atau beku.
Brangkasan: 68% (Shell and seeds)
Sumber: USDA Nutrient database
[12]
Persentase merujuk kepada
rekomendasi Amerika Serikat untuk dewasa.
Beberapa bagian tumbuhan kadang-kadang dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional. Akarnya dimanfaatkan sebagai obat demam. Daunnya, dicampur dengan jeringau (Acorus calamus), digunakan untuk menyembuhkan cantengan (infeksi pada kuku). Kulit buahnya untuk mengobati ruam pada kulit (sakit kurap) dan susah buang air besar (sembelit). Kulit buah ini pun biasa dibakar dan abunya digunakan dalam ramuan untuk melancarkan haid dan menggugurkan kandungan. Abu dan air rendaman abu ini juga digunakan sebagai campuran pewarna tradisional.
Beberapa masyarakat di Jawa menggunakan kulit durian yang telah dimakan sebagai pengusir (repellent) nyamuk dengan meletakkannya di sudut ruangan.
Kayu gubalnya berwarna putih dan terasnya kemerah-merahan. Ringan, namun tidak begitu awet dan mudah diserang rayap. Biasa digunakan sebagai perabot rumah, peti-peti pengemas, dan bahan konstruksi ringan di bawah atap, asalkan tidak bersentuhan dengan tanah.
Adapun kandungan gizi dari durian adalah dari setiap 100 g salut biji mengandung 67 g air, 28,3 g karbohidrat, 2,5 g lemak, 2,5 g protein, 1,4 g serat; serta memiliki nilai energi sebesar 520 kJ. Durian juga banyak mengandung vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C; serta kalium, kalsium dan fosfor.
3.       http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/f2/Chocolate.jpg/220px-Chocolate.jpgCoklat
Cokelat mengandung alkaloid-alkaloid seperti teobromin, fenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh. Kandungan-kandungan ini banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak. Menurut ilmuwan cokelat yang dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah  . Cokelat hitam akhir-akhir ini banyak mendapatkan promosi karena menguntungkan kesehatan bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, termasuk kandungan anti oksidannya yang dapat mengurangi pembentukan radikal bebas dalam tubuh.
4.       Keju
Keju merupakan makanan yang penuh dengan nutrisi. Keju memiliki banyak elemen yang sama dengan susu, yaitu protein, lemak, kalsium dan vitamin. Satu pon keju memiliki protein dan lemak yang sama jumlahnya dengan satu galon susu. Keju dengan tingkat kelembaban yang tinggi memiliki konsentrasi nutrisi yang lebih rendah dibandingkan dengan keju yang tingkat kelembabannya rendah.

a.      Lemak

Lemak memberikan rasa dan tekstur yang unik pada keju. Kandungan lemak pada keju berbeda-beda pada satu jenis keju dengan yang lainnya Keju segar memiliki kandungan lemak hingga 12%. Sedangkan kandungan lemak pada keju yang sudah dimatangkan berkisar antara 40-50%.

b.      Protein

Keju memiliki kandungan protein sebesar 10-30%.Protein ini didapatkan dari kasein yang dimodifikasi.[20] Saat proses pematangan, protein dipecah menjadi oligopeptide dan asam amino.[20] Proses ini berpengaruh terhadap struktur dan rasa dari keju. Proses degradasi protein disebut proteolisis dan karena proses inilah maka protein menjadi mudah dicerna.

c.       Mineral

Keju sangat kaya akan kalsium, fosfor dan seng.[18] Satu ons keju mengandung sekitar 200ml kalsium[18] Kandungan kalsium pada keju akan berbeda, tergantung pada apakah keju tersebut dikoagulasi menggunakan enzim atau asam.[18] Keju yang dikoagulasi menggunakan enzim mengandung kalsium dua kali lebih banyak dibandingkan dengan yang menggunakan asam.[18] Keju juga kaya akan sodium, karena penambahan garam saat proses pembuatannya.[18]

d.      Vitamin

Saat susu murni digunakan untuk membuat keju, vitamin A dan D yang larut dalam lemak tinggal pada dadih.[18] Namun, banyak vitamin yang larut dalam air yang hilang terbawa air dadih.[18] Hanya sekitar seperempat dari riboflavin (vitamin B2) dan seperenam dari tiamina (vitamin B1) yang tinggal pada keju Cheddar, sedangkan niasin, vitamin B6, vitamin B12, biotin, asam pantothenic, dan folat terbawa bersama air dadih.[18]

e.       Laktosa

Kandungan laktosa pada keju sangatlah kecil, yaitu berkisar 4.5-4.7%.[20] Hal ini dikarenakan dalam prosesnya sebagian besar laktosa dalam susu keluar bersama air dadih dan yang tersisa diubah menjadi asam laktat saat proses pematangan.[19] Karena itu, keju merupakan makanan yang aman dikonsumsi oleh orang yang memiliki intoleransi laktosa dan penderita diabetes.[19]




















erheij, E.W.M. dan R.E. Coronel (eds.). 1997. Sumber Daya Nabati Asia Tenggara 2: Buah-buahan yang dapat dimakan. PROSEA – Gramedia. Jakarta. ISBN 979-511-672-2. Hal. 192-198.
Mahdi Jufri, Rosmala Dewi Akhmad Ridwan Firli. 2006. Studi kemampuan pati biji durian sebagai bahan pengikat dalam tablet ketoprofen secara granulasi basah. Majalah Ilmu Kefarmasian
Atkinson, Catherine, Mary Banks, Christine France, Christine McFadden (2010). The Chocolate and Coffee Bible. Hermes House : inggris
Nutrient Content In Cheese, All Cooking Tips. Diakses pada 22 April 2010.
Insane sidenreng.http://edilkons10.wordpress.com/
Pisang epe khas Makassar. http://yunankhilmi.blogspot.com/2011/12/pisang-epe-khas-makassar.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar